Menu
0812-809-3933

Jl. Prabu kiansantang No. 88 Kel. Gebang Raya, Kec. Periuk KOTA TANGERANG

Mengenal Pajak Jual Beli Properti

Saturday, January 23rd 2016.

Sudah menjadi kewajaran apabila setiap hal yang bergerak di sektor bisnis mengenal erat kata “pajak”. Pajak merupakan pungutan wajib yang  harus dibayarkan oleh penduduk sebagai sumbangan kepada negara. Pajak berhubungan dengan pendapatan, pemilikan atas sesuatu, harga beli barang, dan sebagainya. Pajak menjadi bukti ketaatan penduduk pada pemerintah.

Karena pajak ada pada banyak hal dan berkaitan erat dengan sektor bisnis, properti merupakan salah satu sarana bisnis yang dikenakan sejumlah pajak. Pajak bisnis properti ini diatur pada hukum perpajakan yang dususun sedemikian rupa oleh hukum di Indonesia. Pada dasarnya, ada tiga jenis pajak yang berhubungan dengan bisnis properti, yaitu Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), dan Pajak Penghasilan (PPh). Ketiga jenis pajak ini sangat perlu diketahui oleh pemilik, pembeli, maupun penyewa properi yang dibisniskan.

Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
PBB dikenakan pada objek yang berkenaan dengan bumi dan bangunan, termasuk properti. PBB tidak hanya dikenakan bagi pemilik properti, tetapi juga untuk penyewa properti. PBB dikenakan untuk properti yang nilai jualnya minimal delapan juta rupiah. Pajak bisa dikenakan pengurangan dari 75 % hingga 100 % apabila properti tersebut terkena bencana alam.

Besarnya pajaknya berkaitan erat dengan nilai jual properti. Besar pajak yang harus dibayar terhitung dari 0,5 % nilai jual kena pajak properti.di Indonesia, penetapan nilai ini ditentukan oleh Menteri Keuangan setiap tiga tahun sekali. Ketentuan waktu tidak selamanya mutlak karena ada daerah yang dikenai pajak setiap satu tahun sekali, tergantung perkembangan daerah tempat properti berada.

Pemilik atau pengguna properti tidak perlu repot menghitung jumlah pajak tagihannya karena besarnya pajak sudah ditetapapkan oleh Kantor Pelayanan Pajak. Pemilik atau pengguna akan menerika Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT). Dalam surat tersebut, sudah akan tertulis nama wajib pajak, jumlah pajak yang harus dibayarkan beserta rincian, dan bank tujuan pembayaran pajak.

 

Pajak Penghasilan (PPh)
Pajak ppenghasilan berkaitan dengan pajak pendapatan.  Pajak ini ditentukan oleh jumlah penghasilan yang diterima dari pengalihan hak tanah maupun bangunan yang berjumlah lebih dari enam puluh juta rupiah. Pengalihan hak tanah maupun bangunan terdiri dari dua hal, yaitu penjualan, tukar-menukar, dan perjanjian hal dengan pihak selain pemerintan dan penjualan, tukar-menukar, dan perjanjian hal dengan pihak  pemerintan.

Bea Perolehan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan (BPHTB)
Objek pajak BPHTB adalah perolehan hak atas tanah dan bangunan pribadi maupun instansi. Perolehan hal tersebut dikarenakan oleh tukar-menukar, jual-beli, hadiah, hibah, hibah wasiat, peralihan, penunjukan dalam lelang, pemberian hak baru, dan pemasukan perseroan. Besarnya pajak juga dientukan oleh Kantor Pelayanan Pajak tempat properti berada.

Properti Terbaru

Sudah Laku
RUMAH dijual BINTARO | ADIPATI RESIDENCE

RUMAH dijual BINTARO | ADIPATI RESIDENCE

Rp. 700 Jutaan
JL. PONDOK SERUT, BOULEVARD GRAHA RAYA BINTARO
Lt/Lb : 60 m² / 45 m²
Lihat Detail »
Terbaik
TRIA ADARA RESIDENCE 10

TRIA ADARA RESIDENCE 10

JL. KEMUNING 5 UNPAM
Lt/Lb : m² / m²
Lihat Detail »
Promo
RUMAH DIJUAL BINTARO | Tria Adara 7

RUMAH DIJUAL BINTARO | Tria Adara 7

Rp. 1,550,000,000,-
Jl. Bakti Jaya Tangerang Selatan
Lt/Lb : 72 m2 m² / 75 M2 m²
Lihat Detail »
Sudah Laku
Adipati RESIDENCE BINTARO | Jual Rumah GRAHA RAYA

Adipati RESIDENCE BINTARO | Jual Rumah GRAHA RAYA

Rp. 700 Jutaan
JL PONDOK SERUT, BOULEVARD UTAMA GRAHA BINTARO
Lt/Lb : 60 m2 m² / 45 m2 m²
Lihat Detail »
Sudah Laku
TRIA ADARA RESIDENCE

TRIA ADARA RESIDENCE

Rp. 835.000.000
JL. SUMATERA SUDIMARA JOMBANG BINTARO
Lt/Lb : 60 m² / 70 m²
Lihat Detail »
Sudah Laku
ROYAL MANSION 2

ROYAL MANSION 2

Rp. 627.000.000
JL. ANGREK VILLA DAGO
Lt/Lb : 72 m² / 60 m²
Lihat Detail »